top of page

Orasi Ilmiah di Hadapan Wisudawan Untirta, Ki Mpik Berikan Motivasi Masa Depan dan Teknologi



URANGBANTEN.ORG – Ketua Umum Perkumpulan Urang Banten (PUB), Irjen Pol (Purn) Drs. Taufiequrachman Ruki, S.H, atau yang biasa disapa dengan Ki Mpik, memberikan orasi ilmiah di hadapan 733 wisudawan/i Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Sabtu, (26/11/2022).


Dalam orasi tersebut, Taufiequrachman Ruki menyampaikan kepada para wisudawan, bahwasanya dirinya berharap para generasi muda itu dapat menjadi agent of change yang membawa peran penting bagi dunia dan umat manusia.


“Saya hanya ingin memberikan motivasi karena kami yang tua-tua ini sangat mengharapkan yang sudah lulus ini dapat berperan aktif dan produktif dalam membangun bangsa,” tutur Taufiequrachman Ruki.


Dalam kesempatan itu, Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengungkapkan kepada para wisudawan wisudawati yang telah menjadi alumni Untirta, agar menjadi para profesional dengan berbagai profesi dan keahlian namun tetap memiliki Budi pekerti luhur.


“Jadilah profesional yang handal, jadilah ilmuwan, teknorat, manajer, pemimpin perusahaan, enterpreneur, jendral dan masih banyak lagi. Mari bergerak, dan jadilah pribadi pribadi yang jawara, yang jujur adil, berwibawa dan amanah,” tuturnya.


Dijelaskannya, perubahan-perubahan yang sudah menglobalisasi di dunia dan memaksa manusia untuk mengikuti perubahan tersebut harus diakui dan disadari oleh para mahasiswa Untirta yang baru saja lulus itu.


“Saya ingin menyadarkan anda semua kepada perubahan global yang terjadi, perubahan dunia yang berjalan secara cepat dan secara ekstrem, kemampuan masyarakat kita untuk mengadaptasi teknologi pun semakin cepat, ketika kita tidak mampu mengikuti kecepatan perubahan ini, maka kita akan semakin jauh tertinggal, kita harus sadari kalau pandemi ,disrupsi, krisis ekonomi, krisis energi, krisis pangan, krisis lingkungan perubahan iklim, serta kondisi geo politik serta masa depan yang tidak menentu adalah keniscayaan yang siap atau tidak siap yang mau atau tidak mau, harus dihadapi dan dijalani,” tegasnya.


Menurut politisi ulung itu, dalam dunia modern teknologi harus diikuti oleh siapapun, karena apabila kita tidak mengikuti teknologi yang ada hanya ketertinggalan.


“Ikuti teknologi itu, kalau anda tidak mau silahkann minggir, tapi dipinggir sana pun anda memerlukan teknologi,” kata Taufiequrachman Ruki menegaskan kembali.


Namun, ia memperingatkan juga bahwa teknologi dan ilmu pengetahuan yang maju dapat menjadi pedang bermata dua. Dijelaskan, semakin kuat dan canggih teknologi, semakin powerfull suatu teknologi maka kita harus semakin berhati-hati dalam mengembangkan dan menggunakannya.


“Begitu pesatnya kemajuan teknologi mau tidak mau harus kita ikuti maka kita harus berhati-hati dalam mengembangkan dan menggunakannya, apabila salah menggunakannya akan merusak peradaban umat manusia. Contohnya teknologi ini dapat membuat obat obatan mengembangbiakan pangan mengobati penyakit dan lain-lain tapi dapat juga menghasilkan virus yang luar biasa dengan daya rusak yang biasa,” pungkasnya. (*/Hery)

14 views0 comments
bottom of page